PATIENT INFORMATION


The Anatomy of Heart (Struktur Anatomi Jantung)

 

Human Heart mainly consist of 4 chambers, two ventricles (right and left ventricle) and two atria (right and left atrium). To make you easier to understand, the blue one in the picture shows you the blood that has less oxygen, which is caused by oxygen perfusion to cells throughout our body. So, the blood need to have more oxygen and thus it gets to right atrium, and then flows to right ventricle. Right ventricle then pumps the blood to the lung to exchange excess carbondioxide in the blood with the oxygen. The rich-oxygen blood represented by red color. The blood then flows to the left atrium, there going to left ventricle, and it pumps throughout our entire body to supply the oxygen.

Jantung manusia terutama terdiri dari 4 ruang, dua ruang bilik dan dua ruang serambi. Untuk mempermudah, pada gambar diatas darah yang kurang oksigen ditandai sebagai warna biru, dimana darah tersebut kekurangan oksigen akibat pertukaran oksigen untuk sel-sel di seluruh tubuh. Darah tersebut kemudian masuk ke jantung melalui serambi kanan, dipompa menuju bilik kanan, dan dari bilik kanan dipompakan menuju paru-paru, dimana darah akan menukarkan karbon dioksida yang berlebih dengan oksigen yang ada di paru, sehingga darah menjadi kaya akan oksigen yang ditandai dengan warna merah pada gambar. Darah dari paru kemudian masuk ke serambi kiri, disana dipompa ke bilik kiri dan kemudian dipompakan ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan oksigen sel-sel tubuh.

How does Your Heart Work? (Bagaimana Cara Jantung Anda Bekerja?)


Source: http://www.upmc.com/patients-visitors/education/cardiology/Pages/arrhythmia.aspx

Your heart does not move on your command, but it moves automatically, initiated by sinus node, located in right atrium. The cells in sinus node can generate electricity on their own and thus sending electrical impulses throughout the entire heart conducting system. From sinus node, the electricity will travel to AV node, and then it will be transmitted to the ventricles to generate heart muscle contraction.

Any normal heartbeat must be originated from the sinus node, and if not it means it’s abnormal or what we may call arrhythmia. But sometimes heartbeat originated from sinus node can also get the term “arrhythmia” if the impulses are too fast or too slow, depending on the sympathetic and parasympathetical activity in sinus node. If the heart beats faster than 100 times a minute, then it is called tachycardia. Heart beats slower than 60 times a minute may be called bradycardia, although some normal people may have less than 60 beats per minute, which usually found in people who are regularly exercise or trained athlete.

Any arrhythmia that cannot be treated by drugs may be treated with ablation, in purpose to destroy any electric-generating cells outside the sinus node that may cause heart doesn’t work properly, so that the sinus node get to control the heart rhythm again.

Jantung yang anda miliki tidak bergerak sesuai perintah anda, namun berdetak secara otomatis, dimulai dari nodus sinus yang terletak di serambi kanan. Sel-sel di nodus sinus mampu mengalirkan listrik dengan sendirinya dan kemudian mengalirkan ke seluruh sistem konduksi jantung, dari nodus sinus, listrik akan menuju nodus AV dan kemudian mengalir ke bilik kiri dan kanan untuk merangsang kontraksi jantung.

Irama jantung yang normal harus berasal dari nodus sinus, dan semua yang berasal dari nodus sinus merupakan irama abnormal yang kita kenal dengan istilah aritmia. Irama jantung dari nodus sinus yang terlalu cepat ataupun terlalu lambat juga dikategorikan sebagai artimia, dimana irama terlalu cepat lebih dari 100 detak per menit disebut takikardia dan irama terlalu lambat dibawah 60 detak per menit disebut bradikardia, namun terkadang bradikardia dapat ditemukan pada orang normal terutama pada orang yang rutin berolahraga atau atlet terlatih.

Aritimia yang tidak dapat disembuhkan dengan obat dapat diatasi dengan melakukan ablasi, yaitu suatu tindakan menghancurkan sel-sel yang bisa memunculkan listrik diluar nodus sinus yang dimana dapat mengganggu irama jantung, sehingga nodus sinus dapat kembali memegang kendali impuls listrik jantung sehingga jantung dapat berfungsi dengan baik.

 

Some Term thay you want to know about Arrhythmias

1.Arrhythmia : Variation from the normal rhythm of the heartbeat.
2.Tachycardia : Abnormally rapid heart rate, usually taken to be over 100 beats per minute.
3.Bradycardia : Slowness of the heartbeat, so that the pulse rate is less than 60 per minute.
4.Ventricle : Small cavity or chamber in the heart, consist of left ventricle and right ventricle, to pump blood out of heart.
5.Atrium : A chamber or cavity to which are connected several chambers or passageways, affording entrance of blood to heart.
6.Atrial Fibrillation : A small, local, involuntary, atrial muscular contraction, due to spontaneous activation of single muscle cells or muscle fibers.
7.Venticullar Tachycardia : Rapid heart beat that originates in one of the lower chambers (the ventricles) of the heart. To be classified as tachycardia, the heart rate is usually at least 100 beats per minute.
8.Ablation : Destruction of an accessory conduction pathway or other troublesome area of dysrhythmia by means of unmodulated high frequency alternating current delivered by a bipolar or unipolar catheter.
9.Cardioversion : Process of restoring the heart's normal rhythm by applying a controlled electric shock to the exterior of the chest.

 

1.Aritmia : Variasi diluar irama normal jantung
2.Takikardia : eningkatan denyut jantung yang melebihi normal, diatas 100 kali denyut per menit
3.Bradikardia : Penurunan denyut jantung dibawah batas normal, dibawah 60 kali denyut per menit
4.Ventrikel/ Bilik : Ruang pada jantung, terdiri atas bilik kiri dan bilik kanan, berfungsi memompa darah keluar dari jantung
5.Atrium/ Serambi : Ruang pada jantung, terdiri atas serambi kiri dan kanan, berfungsi menerima darah dari tubuh atau paru ke jantung
6.Fibrilasi Atrium : kontraksi otot jantung serambi yang tidak normal disebabkan oleh aktivasi kelistrikan di tempat yang tidak seharusnya
7.Takikardia Ventrikular :Peningkatan denyut jantung yang tidak normal dan berasal dari bilik jantung
8.Ablasi : Proses melakukan penghancuran terhadap jalur konduksi yang tidak normal pada jantung menggunakan arus radiofrekuensi melalui kateterisasi
9.Kardioversi suatu proses mengembalikan irama jantung yang normal dengan menggunakan kelistrikan melalui bagian luar dada pasien

 

Source: The American Heritage® Stedman's Medical Dictionary, Second Edition and Dorland's Medical Dictionary

Expression of Interest

Secretariat

HEART HOUSE
Jl. Katalia Raya No. 5, Kota Bambu Utara
Jakarta Barat (11430)

Phone : +6221 5681149 ext. 107
Fax : +6221 5684220
Email : ina_hrs@yahoo.com / dr_mohammadiqbal@yahoo.com

Payment should be made to :
BANK MANDIRI
KCP Jakarta RS Harapan Kita
a/n:
PP Perki.Pokja Electrophysiology & Pacing
Acc No : 117-000-6928436

Photo Gallery