28 Agustus 2023

Pilihan Terbaik untuk Pasien Bradikardi dan Brady-Tachy Syndrome

Menilik lebih lanjut mengenai kasus bradikardia yang masih cukup sering dijumpai di masyarakat, para peserta antusias be...

InaHRS, Jakarta - Menilik lebih lanjut mengenai kasus bradikardia yang masih cukup sering dijumpai di masyarakat, para peserta antusias berpartisipasi dalam dua simposium yang diadakan secara paralel pada hari kedua luring InaHRS 2023. Kedua simposium dengan durasi selama kurang lebih 80 menit ini dibawakan oleh beberapa pakar kardiologi dari berbagai daerah di Indonesia Simposium pertama dengan tema bradikardi yang dimoderatori oleh Hermawan, MD dan Irnizarifka, MD menyuguhkan tiga presentasi dengan berbagai topik menarik. Topik pertama mengenai konsiderasi penggunaan MRI untuk pasien dengan alat pacu jantung oleh Abdul Raqib bin Abdul Ghani, MD.

Presentasi kedua oleh Erika Maharani, MD membahas utilisasi ladder diagram terkait EKG untuk mengidentifikasi elektrofisiologi jantung pada pasien bradikardi dalam kasus sinus node dysfunction dan AV node dysfunction. Topik ketiga yang tak kalah menarik mengenai pacemaker-induced cardiomyopathy, konsep CRT untuk resinkronisasi pacu jantung, dan perkembangan berbagai sistem pacu jantung yang memberi banyak manfaat bagi pasien oleh I Made Putra Swi Antara, MD. Setelah presentasi, simposium ditutup dengan sesi tanya jawab. Simposium kedua menyuguhkan sesi debat mengenai variasi penanganan pasien Brady-Tachy Syndrome yang dimoderatori oleh Mohammad Iqbal, MD, PhD dan Anggia C. Lubis, MD. Sesi ini berlangsung cukup seru dan panas. Sesi pemaparan pertama oleh Muhammad Yamin, MD, PhD membeberkan penjelasan mengenai keunggulan ablasi kateter sebagai terapi lini pertama untuk pasien Brady-Tachy Syndrome yang juga menyebut bahwa pemasangan alat pacu jantung tidak menjamin pasien terbebas dari fibrilasi atrium. Di sisi lain, Chaerul Achmad, MD, PhD sebagai presenter kedua, memaparkan bahwa pemasangan alat pacu jantung masih menjadi opsi pertama dalam kasus Brady-Tachy Syndrome. Agenda berikutnya dilanjutkan dengan sesi sanggahan yang cukup sengit dari kedua pihak dan diskusi tanya jawab dari audiens. Terakhir, simposium ditutup dengan kesimpulan dari moderator yang menyebutkan bahwa pemasangan alat pacu jantung masih menjadi pilihan pertama berdasarkan guideline, tetapi penerapan ablasi kateter untuk pasien dengan Brady-Tachy Syndrome masih masuk akal dan dapat dipertimbangkan untuk pasien tertentu.